Berawal dari sebuah pesan dipenuhi emoticon smile yang intinya mengatakan "ayo gabung bersama kami (asisten perpustakaan) yang kece abis", aku mengenal dunia ini. Dunia yang kupikir dengan label "perpustakaan" menjadikannya membosankan. Beruntung aku memilih untuk menerima tawaran dari pesan tersebut. Here am I! Aku punya rumah baru. It's a sweet home. I'm absolutely happy. Disini aku hanya mengenal tertawa dan lelah. Selebihnya, hanya permusuhan-permusuhan ala anak kecil yang sedang rebutan permen.
Kadang kami merasa jadi alien diantara para manusia. Punya bahasa-bahasa konyol yang cuma kami sendiri yang tau, selalu punya bahan pembicaraan yang lagi-lagi cuma kami yang mudeng. Kami tak mengenal kata spaneng. Sesulit apapun kerjaan seorang asisten laboratorium yang bekerja di perpustakaan, kami selalu bisa tertawa. Selelah apapun pekerjaan ini, kami tak pernah menganggapnya sebagai suatu "kerjaan", seperti sebuah "permainan", kami hanya senang melakukannya.
Perpustakaan adalah rumah kedua kami. Kami sendiri hanya sebuah keluarga dalam lingkup persaudaraan, tanpa ada strata, kami semua hanya saling mengisi dan melengkapi. Kami punya satu tujuan dan tanggung jawab yang kita pikul bersama-sama. Meski Mba Ara adalah ketua kami yang paling cantik dan baik. Nampaknya dia sangat beruntung punya anggota yang keren-keren kayak kami :p
Hidup ini memang tidak mudah. Sudah pasti kita pernah menangis dan terpuruk. Aku bersyukur, dalam perantauan ini, dalam dunia perkuliahan yang dipenuhi dengan konflik yang kompleks, aku masih punya rumah untukku berpulang. Kuucapkan terima kasih atas segala hal-hal kecil yang selama ini telah terjadi diantara aku dan kalian, semua hal sepele yang sebenarnya tak ternilai. Teramat berharga memiliki kalian. Thanks for always be my sweet home {}




0 komentar:
Posting Komentar